Marriage in the Perspective of Islamic Law: A Study on the Validity and Meaning of Marriage

Authors

  • Siti Nurbaya Fakultas Hukum, Universitas Pamulang
  • Rizqiani Novita Sari Fakultas Hukum, Universitas Pamulang
  • Nurjaya Nurjaya Fakultas Hukum, Universitas Pamulang
  • Rifqi Rifqi Fakultas Agama Islam, Universitas Darul Ma'arif Indramayu
  • Sumarta Sumarta IAI Padhaku Indramayu

DOI:

https://doi.org/10.61166/ld.v1i2.6

Keywords:

Munakahat, Pernikahan Islam, Syarat Nikah, Rukun Nikah, Hukum Islam

Abstract

This study examines the concept of munakahat (Islamic family law), focusing on the legal requirements (syarat), pillars (rukun), and underlying wisdom (hikmah) of marriage in Islam. Using a normative library research approach based on the Qur’an, Hadith, and scholarly opinions, the study finds that marriage in Islam is not merely a social contract but an act of worship with legal and moral implications. The validity of marriage requires the fulfillment of key elements, including eligible spouses, a guardian (wali), two witnesses, ijab kabul, and mahr. These components ensure both the legal legitimacy of the marriage and the protection of the spouses’ rights. Furthermore, marriage aims to establish a harmonious family characterized by sakinah, mawaddah, and rahmah, contributing to social and moral stability. This study highlights the importance of integrating legal norms and philosophical values in understanding Islamic marriage, particularly in contemporary contexts. It contributes to strengthening Islamic legal literacy in the field of munakahat.

References

Ahmad, S. (2018). Psikologi keluarga dan pernikahan. Jakarta: Pustaka Ilmu.

Al-Huda, M. (2018). The impact of Islamic marriage on family well-being. Journal of Islamic Studies, 15(2), 134-150.

Al-Qaradawi, Y. (1995). Fiqh al-Zawaj wa al-Talaq. Cairo: Dar al-Fikr.

Arifin, M. (2021). Edukasi hukum pernikahan Islam di Indonesia. Jurnal Hukum Islam, 12(2), 123-135.

Fadhilah, R. (2020). Pengelolaan keuangan syariah dalam keluarga Muslim. Jurnal Ekonomi Islam, 8(1), 45-59.

Fadli, R. (2019). Kolaborasi lembaga dalam edukasi pernikahan. Jurnal Dakwah, 11(1), 44-55.

Farid, A. (2020). Kontribusi pernikahan terhadap produktivitas ekonomi keluarga. Ekonomi Syariah Review, 6(3), 78-89.

Firdaus, A. (2019). Monitoring pelaksanaan regulasi perkawinan. Jurnal Kebijakan Publik, 8(3), 70-85.

Hakim, L. (2000). Hukum Perkawinan dalam Islam. Jakarta: Rajawali Pers.

Handayani, D. (2019). Pengaruh pernikahan terhadap kesehatan mental pasangan. Jurnal Psikologi Klinis, 12(1), 22-34.

Hasan, M. (2018). Keluarga sebagai fondasi masyarakat. Jurnal Sosiologi Islam, 5(1), 30-42.

Hasanah, S. (2019). Penyuluhan hukum pernikahan. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 7(2), 110-120.

Hidayat, T. (2018). Regulasi pernikahan Islam di Indonesia. Jurnal Hukum dan Masyarakat, 10(1), 55-66.

Huda, N. (2016). Rukun dan Syarat Nikah dalam Islam. Bandung: Al-Mizan.

Husna, N. (2019). Pendidikan moral dalam keluarga Muslim. Jurnal Pendidikan Islam, 11(2), 98-110.

Johnson, M. P. (2019). Intimate relationships (4th ed.). New York, NY: McGraw-Hill.

Kementerian Agama RI. (2020). Program bimbingan perkawinan. Jakarta: Kemenag.

Lestari, T. (2022). Dampak media sosial terhadap nilai-nilai keluarga Islam. Jurnal Komunikasi Islam, 9(1), 66-79.

Mansur, F. (2017). Perlindungan moral masyarakat melalui institusi pernikahan. Jurnal Hukum Islam, 10(3), 23-39.

Mufti, I. (2019). Integrasi syariat dan hukum negara. Jurnal Fikih Kontemporer, 4(3), 88-102.

Mulyani, S. (2021). Peran jaringan sosial dalam ketahanan keluarga Muslim. Jurnal Sosiologi Islam, 14(1), 87-99.

Nasution, B. (2020). Faktor-faktor penurunan tingkat perceraian di kalangan keluarga Islam. Jurnal Hukum Keluarga, 7(2), 56-71.

Nasution, D. (2017). Konflik rumah tangga dan hukum pernikahan. Jurnal Psikologi Islam, 6(2), 150-162.

Nuraini, S. (2020). Perlindungan hukum dalam pernikahan. Jurnal Hukum Islam, 14(1), 45-59.

Nurdin, A. (2019). Pemahaman agama dan konflik rumah tangga. Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam, 13(1), 45-60.

Prasetyo, B. (2021). Digitalisasi informasi hukum. Jurnal Teknologi dan Informasi Islam, 3(1), 20-30.

Putra, A., & Anwar, M. (2022). Tantangan perkawinan anak di Indonesia. Jurnal Kesejahteraan Sosial, 9(2), 99-112.

Putra, E. (2023). Literasi digital dan akses teknologi pada keluarga Muslim di daerah terpencil. Jurnal Teknologi Pendidikan, 5(1), 12-27.

Putri, I., & Ahmad, R. (2021). Pengaruh literasi digital terhadap komunikasi keluarga. Jurnal Media dan Komunikasi, 8(2), 34-49.

Rahayu, T. (2018). Kampanye kesadaran hukum pernikahan. Jurnal Media dan Komunikasi, 7(3), 77-89.

Rahman, F. (2020). Dampak pernikahan siri terhadap hak perempuan. Jurnal Gender dan Hukum, 5(1), 67-80.

Rahman, M. (2020). Kesejahteraan ekonomi dan pernikahan. Jurnal Ekonomi Keluarga, 4(2), 77-88.

Rahmat, A. (2023). Literasi digital dalam penguatan pernikahan Islam. Jurnal Teknologi dan Agama, 3(1), 101-115.

Samsudin, R. (2020). Pelatihan petugas pencatat pernikahan. Jurnal Pendidikan Agama, 8(2), 95-107.

Saragih, R. (2021). Peran keluarga dalam pengembangan sumber daya manusia. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Islam, 10(3), 123-137.

Sari, D., & Kurniawan, A. (2021). Konseling keluarga berbasis agama: Studi kasus. Jurnal Konseling Islam, 6(2), 89-103.

Sari, L. (2019). Pernikahan di bawah umur: masalah dan solusi. Jurnal Anak dan Remaja, 11(4), 134-147.

Sulaiman, K. (2020). Peran tokoh agama dalam edukasi hukum. Jurnal Dakwah, 10(2), 58-70.

Syahputra, H. (2017). Legalitas pernikahan dalam Islam dan negara. Jurnal Hukum Nasional, 15(1), 12-25.

Syamsudin, R. (2021). Keterbatasan layanan konseling keluarga di daerah rural. Jurnal Sosial dan Kesejahteraan, 9(1), 55-67.

Syarifuddin, M. (2010). Filsafat pernikahan dalam Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

United Nations. (2015). Sustainable Development Goals. New York: UN Publications.

Wahyudi, E. (2020). Pengawasan pencatatan pernikahan. Jurnal Administrasi Publik, 6(1), 23-35.

Yusuf, M. (2021). Keluarga harmonis dan stabilitas sosial. Jurnal Ilmu Sosial dan Politik, 12(1), 40-53.

Zulfikar, H. (2022). Pendidikan pra-nikah sebagai upaya preventif konflik rumah tangga. Jurnal Pendidikan Islam, 13(1), 42-58.

Hudallah. (2017). Perlawanan Kyai Indramayu terhadap Penjajah Jepang Tahun 1944 studi atas Perlawan Petani Kaplongan. FAI Universitas Wiralodra Indramayu.

Downloads

Published

12-06-2025

How to Cite

Siti Nurbaya, Rizqiani Novita Sari, Nurjaya, N., Rifqi, R., & Sumarta, S. (2025). Marriage in the Perspective of Islamic Law: A Study on the Validity and Meaning of Marriage. Lentera Demokrasi: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, Hukum, Ekonomi Dan Pemerintahan, 1(2), 95–105. https://doi.org/10.61166/ld.v1i2.6

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2